|
|
| Psycho-Kelirumologi |
|---|
|
| Psycho-Industri |
|---|
| Psycho-Refleksi |
|---|
| Psycho-Remaja |
|---|
| Psycho-Sosial |
|---|
1.Milis Berbagi.NET (Statistik/Psikologi) 2. Milis Parameter Alumni-Stat ITS ------------- Penjelasan |
Kurs
| Jual
| Beli
| ||
|---|---|---|---|---|
USD |
13400.00 |
12400.00 |
||
SGD |
8766.50 |
8085.50 |
||
HKD |
1730.15 |
1598.75 |
||
CHF |
10937.20 |
10096.20 |
||
GBP |
19928.15 |
18367.15 |
||
AUD |
8388.10 |
7713.10 |
||
JPY |
141.38 |
129.73 |
||
SEK |
1636.50 |
1502.50 |
||
DKK |
2269.80 |
2080.70 |
||
CAD |
10518.85 |
9693.85 |
||
EUR |
16815.92 |
15522.92 |
||
SAR |
3584.45 |
3295.45 |
||
| BCA Last Update 21-Nov-2008 / 15:52 WIB Nilai tukar 1 satuan mata uang asing terhadap rupiah |
||||
| Niche Marketing Psikologis Industri Sepeda Motor |
| Ditulis Oleh: Marbusan | |
| Wednesday, 16 April 2008 | |
|
Salam Psikologi industri dari saya, Marbusan. Saudara, bila mengamati perkembangan teknologi industri sepeda motor di Indonesia, seolah sedang melihat bagaimana perkembangan teknologi, tahap demi tahap dikembangkan. Kita tahu,bahwa pada tahun 90'an sepeda motor yang irit mendominasi pasar, namun seiring dengan regulasi pemerintah yang tidak lagi mengijinkan pembuatan sepeda motor 2 tak, kita melihat bahwa faktor “irit” bukan lagi menjadi faktor dominan, meskipun tetap menjadi bahan pertimbangan khusus. Bagaimana niche marketing dipandang dari sudut psikologis terutama dari hierarcy needs dari Maslow ? Semoga bermanfaat ! Saudara, perkembangan ekonomi yang menuntut banyak orang untuk semakin dinamis rupanya menjadi bahan pertimbangan calon pembeli sepeda motor dalam menentukan pilihannya .Kita melihat pada era 2000an, sepeda motor yang konsisten membidik pasar masyarakat yang dinamis bisa menggeser pelaku pasar yang dulu dominan dengan slogan iritnya. Sepeda motor yang cepat, lincah, tapi tetap irit terbukti dapat meraih hati pembelinya. Namun yang perlu diperhatikan adalah bagimana kebutuhan psikologis pembeli dapat menjadi pola pikir utama dalam industri ini. Saudara, bila kita amati terdapat ketidak sinkroman antara fakta regulasi, fakta needs secara psikologis dengan apa yang dibidik oleh pelaku pasar sepeda motor. Ketidaksesuaian tersebut antara lain : Peraturan Lalu Lintas Pada saat kita mengurus SIM, kita akan dihadapkan pada beberapa pertanyaan yang salah satunya adalah mengenai batasan kecepatan kendaraan bermotor di dalam kota. Peraturan lalu lintas menggariskan bahwa kecepatan maksimal didalam kota adalah 40 km/jam. Memang banyak orang yang berpendapat dengan alasan sepeda motor harus memiliki kecepatan yang lebih bila diperlukan ke luar kota, namun dari 3 juta penduduk Surabaya, yang memiliki 1 juta unit sepeda motor, menunjukkan bahwa pengguna sepeda motor di kota lebih sering menggunakannya untuk bepergian didalam kota saja. Apa yang dimaksudkan oleh penulis adalah, faktor kecepatan bukanlah faktor dominan yang diperlukan oleh pengguna sepeda motor, apalagi notabene jmlah kecelakaan yang melibatkan jenis kendaraan ini lebih banyak terjadi di dalam kota dan sayangnya faktor kecepatan dalam mengemudi masih menjadi alasan dominan. Security Needs Saudara, paling tidak ada dua hal yang bisa kita bahas dalam security needs ini. Pertama yang menyangkut pembahasan kita sebelumnya adalah adanya hukum kenyataan yang menyatakan bahwa semakin laris suatu laris suatu produk, maka semakin rawan pula ancaman keamanan produk tersebut dari tindak kejahatan. Sebagaimana yang dialami oleh penulis yang memiliki pengalaman saat sepeda motornya dicuri, maka produsen hendaknya semakin memikirkan metode pengamanan yang bisa mengantisipasi adanya tindak kejahatan terhadap produk mereka. Mungkin sudah waktunya bentuk kunci pengaman sepeda motor di desain untuk meningkatkan rasa aman bagi peggunanya. Penggunaan teknologi elektronik, salah satunya yang penulis anggap bisa menekan kejadian kejahatan tersebut. Hal kedua yang perlu dipikirkan dalam desain produk ini adalah mengenai struktur sepeda motor itu sendiri yang bisa meredam benturan ,atau resiko kefatalan bagi pengendara dari bahaya kecelakaan. Penulis mengimpikan bahwa suatu saat, kehadiran sebuah teknologi sepeda motor yang bisa mengingatkan pengemudi apabila mengantuk atau ada sistem peringatan apabila jarak sepeda motor terlalu dekat dengan kendaraan lainnya. Saudara, memang dalam penjulan sepeda motor sudah ada beberapa hal dari hierarchy needs dari Maslow yag dipenuhi, antaranya phisiology needs bisa diwakili oleh kecepatan yang mendukung mobilitas dalam memenuhi kebutuhan hdup,dan self actualisation needs yang diwakili oleh tampilan yang mewah dan menarik, namun tak ada salahnya pabila needs yang lain dalam hal ini adalah security needs mendapat perhatian lebih. Bagaimana dengan anda, apakah anda setuju dengan saya?salam psikologi industri dari saya, Marbusan ! |
| < Sebelum | Berikut > |
|---|
|
|