| Untungnya menyusui dengan ASI |
| Thursday, 27 March 2008 | |
Diperkirakan 9 juta bayi meninggal setiap tahun diseluruh dunia. Menyusui dengan ASI dapat menyelamatkan 6 juta bayi lainnya dari penyakit menular.1. Memberikan imunisasi awal. Colostrum atau ASI pertama kali keluar dan berhasil dihirup oleh bayi mengandung anti-bakteri dan bibit anti-virus yang melindungi bayi dari penyakit terutama diare. Ini yang tidak ada dalam susu hewan atau formula. ASI juga membantu perkembangan sistem imunisasi mandiri dalam tubuh bayi. 2. Mencegah Diarrhoe dan Diarrhea. Diarrhoe adalah penyebab utama kematian bayi di banyak negara berkembang. Bayi yang berusia dibawah dua bulan yang tidak menerima ASI memiliki peluang 25 kali lebih besar untuk mati karena diare daripada bayi yang menerima ASI eksklusif. Menerima ASI saat sakit diare akan mengurangi dehidrasi, lemas, waktu menderita dan akibat buruk diare. 3. Memberikan nutrisi secara lengkap. ASI adalah makanan terlengkap yang tak dapat diduplikasi, tak ada sampai saat ini yang dapat menggantikannya dan komposisinya pun tak dapat ditiru oleh jenis makanan lain, yang dapat memberikan pertumbuhan sehat pada bayi. Untuk 6 bulan pertama pertumbuhan bayi akan diuntungkan oleh kandungan padat dan cair dalam ASI. Kondisi susu formula yang terlalu cair atau terlalu padat justru meningkatkan resiko yang tak dapat ditebak pada bayi penerimanya. 4. Memaksimumkan kemampuan intelektual dan fisik bayi. Fakta dalam keseharian dan penelitian menunjukkan bahwa bayi yang menerima ASI dalam 6 bulan pertamanya, tidak memiliki kesulitan dan kendala kesehatan yang berarti pada kecerdasan dan pertumbuhan dasar fisiknya. Hal ini juga terbukti pada bayi yang terlahir prematur. 5. Mempercepat masa penyembuhan. Bayi yang sakit, seperti hal orang dewasa, mudah kehilangan selera makan, juga pada asupan lainnya. Dengan ASI maka hal-hal beresiko justru akan terhindarkan, karena dengan rasa khas bagi bayi, ASI dapat menetralisir. 6. Secara tidak langsung berperan sebagai Pengaman Pada Stok Pangan Keluarga. ASI yang memiliki kelebihan yang terus dapat terbaharui, dapat dilihat sebagai pasokan utama pangan bagi bayi, sehingga stok pangan yang ada dapat dikonsumsi oleh orang-orang yang berusia lebih tua darinya. Hanya ibu yang malnutrisi saja yang tak akan pernah memiliki jumlah ASI yang cukup. 7. Melindungi hubungan emosi ibu dan anak. Kenyamanan fisik dan psikis selama ASI akan memberikan perlindungan kualitas hidup secara psikologis, yang tidak akan dapat diperoleh pada hubungan ibu dan anak yang hanya difasilitasi oleh susu selain ASI. 8. Menunda kelahiran berikutnya. Pemberian ASI akan mengurangi potensi kesuburan ibu sebesar alat kontrasepsi yang digunakan bersama-sama. Bahkan tingkat kesuburan ibu yang memberikan ASI akan sangat kecil dan berlangsung lama dibanding ibu yang tak berikan ASI. 9. Menjamin kesehatan organ kandungan ibu. Dengan pemberian ASI akan sangat menurunkan resiko ibu dari pendarahan yang berkelanjutan setelah melahirkan. Bukan itu saja yang dapat diturunkan, juga resiko kanker payudara dan kanker kandungan, juga anemia. Perilaku menyusui sendiri pun akan memulihkan kesehatan ibu dengan cepat sebelum memiliki kesempatan melahirkan dengan sehat kembali. 10. Hemat Uang. Namun alasan ini dapat dijelaskan lebih luas dengan turunnya berbagai resiko penyakit menular pada bayi, belum lagi barang-barang yang digunakan untuk menggantikan fungsi payudara. Ibu dan anak yang sehat pun akan menghemat biaya saat tinggal dirumah sakit karena waktu tinggal dirumah sakit lebih pendek. Belum terhitung jika menyertakan biaya industri produksi susu formula. Tidak ada resiko pada ASI seperti ancaman bahaya lingkungan yang diakibatkan salah kemasan, salah cara pengiriman atau tertular/terkontaminasi bakteri tertentu. ![]() Pernahkah anda temui kesulitan bayi yang terpaksa berganti-ganti merek susu formula ? Bila pernah ditemui, dapat dipastikan bayi tersebut kekurangan kualitas dan asupan ASI saat enam bulan pertamanya. Karena ASI dapat mencegah kesulitan penerimaan berbagai jenis susu formula. |
| < Sebelum | Berikut > |
|---|



Diperkirakan 9 juta bayi meninggal setiap tahun diseluruh dunia. Menyusui dengan ASI dapat menyelamatkan 6 juta bayi lainnya dari penyakit menular.


