Tuesday, 06 January 2009
himprass
R Community-Enciety
studiolanskap.or.id
pramita
Stat-Ethics
Berbagi.NET
Alert2YourEmail
Gabung ke Milis
1.Milis Berbagi.NET

(Statistik/Psikologi)
2. Milis Parameter
Alumni-Stat ITS
-------------
Penjelasan
Kaya Digauli....
Tuesday, 08 April 2008
Imagemarmotji tak pernah sekali pun, merasa bisa diam begitu saja, waktu Gondrong tak sekedip saja mengerling padanya.
rasanya sudah bisa maklum, apa yang mengganggu ketenangan Gondrong berdagang jasa makan-minum saat ini.

seperti banyak karib lain yang bingung, bagaimana panas api bisa bikin air mendidih atau beras jadi empuk, bila tak ada bahan yang bisa dipake. emang pemantik bisa ?
coba saja cari kebingungan yang lebih tinggi dari tak ada bahan yang bisa dibakar. mau memanasi pake apa ?

Bila saja, ya sekedar berandai-andai, bila mendadak lingkungan tempat bernaung selama ini, tak ada listrik, tak ada air mengalir dari kran, tak ada penjual menjajakan dagangan. Senyap. Yang ada ketakutan. Khawatir jadi korban berdarah-darah.
Perang.
Siapkah ?
marmotji bergidik, bukan sekedar takut perang, kan cuman salah satu cara menuju mati, ya gak ?
tetapi karena melihat sekelilingnya, siapa paling siap dan paling tidak siap ?

banyak orang merasa kesepian, hanya karena tak ada layar tonton
tak sedikit yang merasa merana, karena tak ada suara radio
terhitung lebih dari beberapa gelintir, tak bisa pejamkan mata dengan cahaya lilin dan tak ada AC

bisakah bangun tidur, basah kuyup peluh ?
mampukah tenang-tenang saja, sewaktu harus menjerang air dengan bilahan kayu, apa ndak takut legam abu ?

kemajuan apa ini namanya, yang isinya hanya daftar panjang ketergantungan.
masih ada yang bisa disusulkan.

tak bisa berpindah tempat tanpa motor, bahkan hanya bisa, gunakan mobil semata
tak bisa makan-minum, tanpa terbuai suasana semilir nan sejuk
tak bisa merasa nyaman, saat tak ada papan ketik teks-mungil, bahkan merasa tersisih.

Ahhh...rasanya menjelma bukan manusia.

Siapkah tanpa senyum-bentak kawan karib.
Siapkah tanpa tegur-sapa keluarga tersayang.
Siapkah tanpa lambai-tabik para bawahan,
Siapkah hidup sendiri-mandiri, tanpa alat ciptaan orang lain ?
Bila ada perang, pernah terpikir, hendak sembunyi dimana ? dimana para preman tak lagi bisa bantu.

marmotji ingat bertahun lalu, saat pertama kali mengenal sosok Abi Dzar al Ghifari.
sosok yang diam tapi tak bisa didiamkan.
pesona yang tenang tapi tak bisa ditentangkan.
pribadi yang bersinar tanpa peran yang perlu disoroti.

Apakah ini wisdom ? apakah ini ajaran kebijaksanaan ? apa sumbernya ? sebegitu saja seolah pribadi yang terbawa dari masa lalu ?
Abi Dzar hanyalah seorang sobat Rasulullah saw, tanpa corak bak Umar atau Ali.
dia bukan pula seperti Salman, yang bermain Khandaqtekno.
Dia hidup benar-benar bak martir, sesuluh semangat berkhittah. Jurus ber-dien saja. Tak ada yang lain. yah..sekedar catatan sejarah.

Sendiri, seperti lahirnya.
Sendiri, seperti saat mengajarkan dien
Sendiri, seperti Pribadi Yang Dicontohnya.
Sendiri, hingga saat menemukan tepian batas ajang kehidupannya

Tak ada yang tercampurkan antara kultus, kultur, dan dien.
Indahnya bercinta dan bergumul dalam deburan pasir keimanan.

Wong sudah jelas-jelas hidup sendiri, kog masih cari temen.
korupsi saja berjama'ah.
korupsi itu halal, kalau berjama'ah. karena penjara sekarang sudah tak lagi dapat menampung. karena bebas tanpa sanksi, apa mau sangsi bahwa itu bukan halal.

mencuri itu haram, mengutil itu haram, tapi dien tak kenal korupsi. penalaran mencuri tidaklah padan dengan korupsi.
Halal saja.

karena korupsi bukan saja perkara harta, uang atau aset.
tapi masa depan, waktu, cita-cita, mimpi dan syahwat. heh..? syahwat ? apa bisa dikorupsi ? jelas-jelas bisa. Buktinya negeri ini bekerja keras perangi akibat penyimpangan syahwat yang mustinya tersembunyi, hanya antara cinta suami-istri, dipapar dengan tawa kenikmatan.

Dengan sendiri bak Abi Dzar, mana bisa tahu, ada yang namanya ngutil, ada yang namanya nyopet, ada yang mencuri. Bahkan tak bisa bedakan kejujuran dan lawannya. Adanya hanya pengetahuan, seperti itulah yang diajarkan Rasulullah.

Ayat-Ayat Qur'ani dari mulut yang tersucikan, tergantikan ayat-ayat bersyahwat mengumbar sakral kasur. tak perlu malu, jika nalar pun sudah tak bisa memilih, seperti Musa lebih memilih bara dari buah, dari pada mati konyol dibunuh Ramses bin Pak Paraho bin Fir'aun (Ramses itu temennya Ramirez ya?).

pribadi yang dibanggakan karena keterbukaan, tetapi tak bisa membanggakan kesendiriannya saat harus memilih, mana aurat, mana syahwat dan mana nurani.

Bila orang seperti Gondrong, tak mungkin membakar rambut panjangnya agar bisa panaskan air sekedar cukup segelas kopi. apa perlu bakar kehormatan demi kehidupan yang tak bermakna ?

marilah halalkan lokalisasi, hanya semata-mata kepentingan sosial dan ekonomi
marilah halalkan mencontek, hanya semata-mata kepentingan kecerdasan anak bangsa
marilah halalkan mencuri, hanya semata-mata kepentingan harga diri pengen kaya
marilah halalkan kaya dengan segala kreatifitas, karena dien hanyalah bagian dari sejarah dan tatakrama pergaulan semata. daripada miskin menahan lapar, akibat tak mau mencuri atau menurunkan takaran timbangan.

akhlak hanya berharga jika sendiri.
bergaul tak perlu nilai sendiri
karena kenyataannya 'digauli' lebih irit energi dan tak perlu jadi pintar untuk memahaminya.

marmotji menunduk malu, jadi manusia yang bisa cuman ngutang sama Gondrong...
dan sedikit merasa jengah, menyesali mengapa dahulu sekolah, kalo akhirnya hanya bisa pasrah menunggu siang hari, saat deras tersaji, tontonan kehidupan manusia yang tak bisa bedakan mana ilmu dan mana pengalaman.

bukankah jadi Rasul cuman perlu ditunjukkan AlKhalik, sementara jadi ahli wisdom pemasaran harus jual buih mulut dan baca berbagai buku, akhirnya jadi anggota AlQaedah Pengawuran.
Abi Dzar terusir karena menentang Kaidah Pengawuran pemerintahan saat hidupnya, sama kan ?.

[Gondrong lesu, mau gantung panci atau hendak nyolong bensin agar kompornya tetep nyala...]

Pernahkah merasa digauli ? ya itulah sekarang yang marmotji rasakan.


< Sebelum   Berikut >
 
Penggunaan RDS pada perilaku narkoba-suntik penyandang HIV-AIDS

article thumbnail Bisakah bertindak atas dasar pencatatan semata ? Mampukah bersikap manusiawi tanpa pernah tahu respon dan penilaian yang berkembang di masyarakat atau kelompok tertentu ? Ataukah sudah percaya...
Selengkapnya

Telaah Statistik : Uji Hipotesis

article thumbnail Dalam kehidupan sehari-hari, sering kita dihadapkan pada situasi akibat adanya kenaikan maupun penurunan. Misal kenaikan BBM, harga Sembako, jumlah pemudik, penurunan nilai tukar rupiah, daya beli...
Selengkapnya

Semangat!

Satu waktu dalam hidup pernah terasakan lemah,lunglai,lemas,lesu dan bahkan lembek. Ada sesuatu yang menguras seluruh energi tubuh dan membuat enggan lakukan apa pun. Bahkan rasanya tak mampu...
Selengkapnya

TIPS, Layakkah Saya Mendapatkannya ?

Salam kelirumologi dari saya, Marbusan. Selamat bertemu lagi dengan kelirumologi, setelah beberapa tulisan saya mengulas topik yang dianggap beberapa teman termasuk “berat”. Saudara, kali...
Selengkapnya

desava
LawuHandmade
AriesTranslation
Statistik Ketidakpastian Internet di Indonesia

article thumbnail Ada satu bentuk promosi yang memancing gelak tawa, saat menjadi salah bahan diskusi di sebuah forum. Tajuk promosi itu adalah pentingnya internet sebagai bahan pembelajaran. Tajuk itu pula yang...
Selengkapnya

Cuplikan :Keracunan dan Jantung Akibat Polutan Bahaya Emisi Buangan Kendaraan Bermotor

article thumbnail dr. I Wayan Darwata, M.P.H. mengungkapkan, bahwa zat yang keluar dari asap knalpot dalam bentuk gas ini terbuang ke udara dan bersenyawa dengan polutan sehingga konsentrasi udara terganggu dan...
Selengkapnya

Pengaruh Perubahan Iklim Abad 21

article thumbnail Sebuah laporan setebal 284 halaman dari U.S. Environmental Protection Agency, lembaga perlindungan lingkungan tentang ancaman Pemanasan Bumi terhadap manusia telah dirilis pada akhir bulan Juni...
Selengkapnya

Untungnya menyusui dengan ASI

article thumbnailDiperkirakan 9 juta bayi meninggal setiap tahun diseluruh dunia. Menyusui dengan ASI dapat menyelamatkan 6 juta bayi lainnya dari penyakit menular.1. Memberikan imunisasi awal. Colostrum atau ASI...
Selengkapnya