| Pendekatan Statistik Baru: Data tentukan Model |
| Tuesday, 01 April 2008 | |
|
Pendekatan penghitungan berdasar data dikembangkan oleh para statistisi Universitas Illinois, dimanfaatkan untuk pengungkapan tentang isi perut bumi dan menemukan bentuk unik gen dalam serangga buah, ikan zebra dan berbagai makhluk hidup lainnya. Ping Ma, profesor statistik di universitas itu mengungkapkan, dari konsep matematika tentang inverse sebaran titik-titik data dan statistika modern, data dibikin berbicara dan otomatis memunculkan model yang sesuai. Teknik yang dikembangkan bersama tim-nya, telah dimuat dalam jurnal Geophysical Research. Eksplorasi di kedalaman Bumi misalnya, bagi Ping Ma dan kawan-kawan, dengan teknik inverse scattering dapat dimulai dengan memperoleh apa saja informasinya dari catatan seismik yang ada. Setelah itu untuk memperoleh struktur geofisik dan menghitung titik sebaran kejadiannya, para periset merekonstruksi struktur titik sebaran yang timbul. Pada awalnya, para periset mengembangkan satu transformasi Radon dari data jaringan seismik global untuk memetakan ribuan seismogram menjadi banyak gambar pada satu struktur yang sama. Dalam tahap berikutnya, efek gabungan model statistik untuk menganalisa kumpulan gambar yang sama dan memperluas gambar transformasi Radon. Gabungan antara transformasi Radon ini dan statistika inferensial dipakai untuk ungkap apa yang tersembunyi dalam data dan lakukan transformasi atas data menjadi sebuah prakiraan statistik dan analisa kuantitatif. Dalam sebuah aplikasi lain yang juga dikembangkannya bersama MIT dan Purdue University memanfaatkan teknik numerik untuk analisa gelombang seismik sekaligus membaca bentuk patahan dan suhu bumi. Agaknya perlu dicatat kini, bahwa metode statistik dengan mengikuti bentuk data tidak hanya sebatas pada data seismik saja. Dalam biologi, juga dikembangkan penelitian tentang bentuk-bentuk unik gen dalam beberapa makhluk renik. |
| < Sebelum | Berikut > |
|---|





