|
Semua pengajar pasti mafhum, betapa sulitnya menyampaikan sebuah materi pembelajaran yang dikesankan tak terhubung langsung dengan kehidupan sehari-hari, apalagi analisa data yang kelihatannya hanya melihat angka dan grafik yang tak memiliki pernik keindahan.
Saat ini telah timbul kepercayaan bahwa kemampuan membaca informasi kuantitatif sangat diperlukan, tetapi bagaimana menumbuhkan sebuah kelompok terlatih dan terdidik, yang mampu menciptakan, menyajikan dan menterjemahkan informasi kuantitatif adalah kesulitan tersendiri,
Banyak pengalaman telah menunjukkan, bahwa ketakutan begitu mudah timbul di kalangan mahasiswa saat harus terlibat aktifitas kuantitatif.
Tulisan ini terpicu oleh paper yang ditulis Irena Ograjenšek tentang cara efektif pengajaran analisa data.
Dalam tulisannya, Irena mengakui banyak metode pengajaran yang diyakini para pengajar sebagai efektif memberikan peningkatan pemahaman dan penguasaan, namun sayangnya metode-metode itu pun bukan tidak memiliki kelemahan, terutama karena faktor subyektifitas sang pengajar.
Melakukan proses transfer pengetahuan sekaligus pengalaman bukanlah hal yang mudah dikuasai. Irena memaparkan beberapa ide yang dianggapnya cukup berguna : - Mengulas bagaimana karir penulis buku-buku pegangan yang dipergunakan. Dan apa saja kesan si penulis terhadap pilihan karirnya sekarang, mungkin juga pandangan-pandangannya terhadap pertumbuhan peran statistik sekarang. - Meng-adaptasi beberapa gambar atau kartun yang terkait dengan peran statistik dalam berbagai bidang, sehingga mahasiswa merasa diajak melihat keseimbangan kehidupan dan karir. - Menyertakan peran perangkat IT dalam proses pengajaran dan penyampaian materi belajar mandiri.
Sebuah sumber yang menarik digunakan dalam interaksi pengajaran adalah The University of Michigan’s Statistical Resources, yang sangat lengkap, sehingga untuk pelatihan statistik ekonomi di Eropa telah memanfaatkannya dalam kurun waktu yang telah lama.
Kendala lain bagi pengajaran analisa data adalah istilah yang dipakai. Dalam konferensi jaringan statistik Bisnis dan Industri di Kopenhagen tahun 2004, telah didesak, agar istilah yang dipergunakan oleh kalangan statistisi dunia dapat disederhanakan, agar memudahkan proses transfer pengetahuannya.
Tetapi, sekali lagi menurut Irena, dorongan pengajaran agar para mahasiswa mampu ber-empati pada usaha pengembangan pengetahuan statistik akan memiliki manfaat besar dalam kesuksesan penguasaan materi analisa data.
kendala berikutnya adalah bagaimana membukakan pintu keterbukaan pada berbagai per-istilah-an yang digunakan berbagai kalangan diluar lingkungan pembelajaran atau kampus, seperti yang dipakai dalam bisnis. Anjuran yang paling manjur adalah tetap berusaha mencari sumber-sumber informasi yang menunjukkan perkembangan mutakhir dunia bisnis.
Irena menyampaikan saran, berupa tiga aturan pengajaran yang dapat menjaga semangat para mahasiswa atau orang-orang yang tertarik belajar statistik. Tiga aturan ini didasarkan pada sebuah aliran proses nalar terbentuknya prinsip statistik, yaitu, pengantar, puncak pemahaman dan kesimpulan, sehingga mampu mengundang empati belajar.
Aturan Pertama, perhatikan pilihan bidang keahlian mahasiswa. Cobalah untuk menguji materi yang hendak disampaikan, apakah bakal membosankan, membuat jenuh atau bahkan frustasi, bila disampaikan dalam sesi tatap muka. Sangatlah perlu kemampuan mengajar atraktif, motivatif, dan inspiratif. Aturan Ke-dua, berusahalah untuk mudah diikuti saat mengajar, berikan contoh kasus sesungguhnya dengan lengkap berikut dengan analogi atau cerita kekeliruan pemakaian metode yang pernah diketahui. Aturan Ke-tiga, tampilkan materi pengajaran dengan sentuhan manusiawi, karena keperluan penggunaan statistik juga untuk kemanusiaan dan penggunanya pun juga manusia.
Materi ajar dapat dipilah dalam kelompok sebagai berikut : - Sisipkan dalam perbincangan tatap muka, bagian-bagian sejarah statistik, seperti yang ada dalam buku The Lady Tasting Tea, How Statistics Revolutionised Science in the Twentieth Century. Buku lain yang dapat digunakan adalah Statisticians of the Centuries (2001) dan Annotated Readings in the History of Statistics (2001). - Bicarakan kekeliruan-kekeliruan yang pernah terjadi saat lakukan analisa data, seperti tertulis dalam How to Lie with Statistics dan How to Tell the Liars from the Statisticians - Sajikanlah perkembangan terakhir yang terjadi dalam dunia statistik, misalnya tentang teknik pengumpulan data, dimulai sejarah awalnya sensus hingga kondisi terkini. Barangkali perlu juga untuk melihat kehadiran Domesday Book. - Perbincangkan pula kondisi sosial-ekonomi yang sebenarnya sedang terjadi dalam temuan statistiknya, misal statistik pangan dan pertanian.
Keterlibatan mahasiswa dalam proses pengajaran statistik adalah untuk membangun empati dan motivasi diri mereka sendiri. Maka para pengajar tidaklah perlu berberat hati untuk tetap membenahi cara pengajarannya, agar tak perlu ada rasa takut dan frustasi menghinggapi para mahasiswa.(php) Catatan : (1) A stand-alone on-line Course on European Economic Statistics was developed at the University of Ljubljana’s Faculty of Economics in 1999 (Bregar et al., 2000) and is currently up for major reevaluation and harmonisation with the latest developments in the field of official statistics. (2) [URL: http://www-tech.mit.edu/Shakespeare/romeo_juliet/romeo_juliet.2.2.html]. (3) Tugas yang dikaitkan dengan sinetron ER dan Chicago Hope ada dalam buku yang ditulis Albright et al. (1999).
Referensi : - Albright, S.C., Winston, W.L. & Zappe, C.J. (1999). Data Analysis and Decision Making with Microsoft Excel. Pacific Grove, USA: Duxbury. - Bregar, L., Ograjenšek, I. & Bavdaž, M. (2000). Teaching Economic Statistics in a Digital Environment. In A. Ferligoj & A. Mrvar (Eds.), New Approaches in Applied Statistics (pp. 237-249). Ljubljana, Slovenia: Faculty of Social Sciences. - David, H.A. & Edwards A.W.F. (2001). Annotated Readings in the History of Statistics. New York, USA: Springer. The Domesday Book Online [URL: http://www.domesdaybook.co.uk/book.html]. - European Network for Business and Industrial Statistics [URL: http://www.enbis.org]. - Francis, G. (2002). Choosing to Study Independently – When Is It a Good Idea. In L. Pereira-Mendoza (Ed.), Proceedings of the Fifth International Conference on Teaching of Statistics. Voorburg, The Netherlands: International Statistical Institute. - Gelman, A. & Nolan, D. (2003). Teaching Statistics. A Bag of Tricks. Oxford, UK: Oxford University Press. - Gordon, S. (1995). A Theoretical Approach to Understanding Learners of Statistics. Journal of Statistics Education, Vol. 3. - Heyde, C.C. & Seneta E., Eds. (2001). Statisticians of the Centuries. New York, USA: Springer. - The History of Statistics [URL: http://www.Anselm.edu/homepage/jpitocch/biostatshist.html].
|