| Psycho-Kelirumologi |
|---|
| Psycho-Industri |
|---|
| Psycho-Refleksi |
|---|
| Psycho-Remaja |
|---|
| Psycho-Sosial |
|---|
1.Milis Berbagi.NET (Statistik/Psikologi) 2. Milis Parameter Alumni-Stat ITS ------------- Penjelasan |
| Membaca Cepat |
| Tuesday, 04 July 2006 | |||||||
Halaman 1 dari 5 Bacalah dengan Sistematis....Tahukah anda beda antara buta huruf di Indonesia dan Amerika Serikat? Di Indonesia, buta huruf adalah tidak bisa membaca satu-pun huruf. Sedang di Amerika, Buta Huruf adalah orang yang membaca kurang dari 250 kata per menit.
Bayangkan betapa jauh beda definisi dan lebih jauh
lagi kenyataannya . Kebanyakan dari kita masih menganggap buku jauh lebih tidak menarik
dibanding sinetron. Acapkali
kita mendapat tugas membuat paper kecil, atau mau menulis untuk suatu
terbitan, menulis skripsi, thesis, ataupun tulisan lain, untuk
keperluan itu kita perlu mengambil referensi beberapa buku maupun
tulisan orang dari jurnal. Dengan banyak sumber untuk suatu topik yang
akan kita bahas maka tulisan kita tentang sesuatu itu akan kelihatan
mendalam, dan luas, dan terlebih lagi tulisan kita tidak akan jatuh
pada peniruan (plagiat) meski tak sengaja bermaksud seperti itu. Padahal, buku adalah karunia Tuhan yang terbesar ( menurut saya ) Berikut adalah tips membaca cepat untuk meningkatkan pengetahuan .Semoga bermanfaat Jurus Membaca Cepat Untuk Meningkatkan Belajar dan Kinerja Kita Namun
bagaimana mengelola sebuah buku dengan ketebalan 300 halaman, dengan
350.000 kata itu? Padahal yang kita perlukan hanya beberapa pokok dari
buku tersebut? Padahal yang kita butuhkan adalah beberapa buku, juga majalah dan surat kabar. Dengan skimming dan scanning orang bisa dengan cepat mengetahui hal-hal penting dari suatu buku atau artikel, sehingga bisa mengumpulkan banyak ide, banyak kesempatan untuk menyerap ide itu. Sesungguhnya, tidak setiap kata yang tercetak dalam sebuah buku itu harus dibaca, dan tidak semua detail buku harus dipelajari. Apa yang tercetak itu belum tentu benar dan belum tentu berharga untuk dibaca. Bahkan, sekalipun validitasnya telah diuji tidak dengan sendirinya lantas bermanfaat untuk kita baca. Penting tidaknya apa yang tercetak itu bagi kita ditentukan oleh pertimbangan ini: Apakah informasi dan gagasan yang ada itu penting dan relevan untuk kita? Apakah sesuai dengan tujuan kita membaca? |
|||||||
| Berikut > |
|---|
|
|