| Pemodelan Konservasi Dunia Liar |
| Ditulis Oleh: Suhermin Ari Pujiati, S.Si | |
| Sunday, 05 October 2008 | |
Judul : Introduction to Modeling in Wildlife and Resource ConservationPenyusun : Norman Owen-Smith Tahun Terbit : 2008 Penerbit : Blackwell Publishing Pages : x + 332 ISBN : 978-1-4051-4439-1 Jamak rasanya mengetahui bahwa pemodelan memegang peran penting untuk memahami betapa rumit fenomena lingkungan hidup. Disamping sedikitnya buku referensi yang dapat membantu pengembangan model yang peka dan kritis saat dipergunakan dan banyaknya keterbatasan dalam berbagai pembahasan tentang lingkungan hidup. Contoh yang dapat menjadi titik tolak adalah pemanasan global, bagaimana model-model yang dikembangkan dengan topik itu masih sangat dibutuhkan oleh banyak pihak. Di saat bersamaan begitu banyak parameter yang terus dipertimbangkan untuk dapat diturut-sertakan. Dalam tahun 2008, telah banyak model dan buku-buku berbasis matematika dipublikasikan, dan diakui telah dapat membantu mengenali perilaku lingkungan. Tetapi kebutuhan akan informasi perkembangan ancaman atau perbaikan lingkungan dirasakan sangat tinggi dan terus menuntut peningkatan bobot kualitasnya. Buku ini secara esensial berbasis pada pemodelan dengan memanfaatkan komputer. Bahasa pemrograman yang dimanfaatkan adalah True Basic, untuk membuat sejumlah model untuk mengerti dinamika kehidupan liar alam. Dalam bab terdepan buku ini, sebuah rangkuman singkat tentang proses pemodelan dan tinjauan singkat tentang susunan dan materi berikutnya. Dalam bab kedua, diberi judul berupa kalimat tanya. Pertanyaan yang sebenarnya konyol, yang diharapkan menjadi pembuka pembahasan dan pengarah tentang pemodelan sesungguhnya. Sebuah cara sederhana untuk menyusun model yang memenuhi kebutuhan pokok konservasi, seperti jumlah populasi Bab tiga menjelaskan sejumlah persamaan yang dapat dipakai untuk memulai pemodelan. Dari dasar persamaan dinamika hingga dinamika non-linier, sebuah garis besar pikiran tentang model yang kompleks. Beberapa model juga meliputi aspek yang berbeda dalam konservasi kehidupan liar. Dalam bab berikutnya ditunjukkan model eksplorasi populasi dari usia dan struktur kehidupan yang berjenjang. Sementara dalam bab 5, dengan tingkat kompleksitas lebih tinggi, melihat ancaman predator dan kendala alam lainnya. Dan memunculkan pemodelan dalam simulasi, dimana model diuji dengan data. Sebuah langkah penting yang tidak dapat terabaikan karena jika model ternyata tak berguna maka data yang ada akan mudah keliru diinterpretasikan. Salah satu masalah kehidupan liar adalah sedikit sekali spesies yang dikembangbiakkan dapat diamati secara langsung. Dalam bab ke-tujuh, ditunjukkan sebuah bentuk model berkelanjutan telah diperbaiki untuk memperbaiki hasil analisanya, sebuah langkah penting untuk bidang-bidang tertentu seperti pengelolaan perikanan. Dalam bab 8 analisa resiko jumlah populasi yang dicermati, merupakan pembahasan yang lebih jauh. Sehingga dapat dipelajari efektifitasnya bila jumlah populasi bertambah, maka resiko apa yang timbul dan bagaimana antisipasinya. Penyakit yang menyerang sebuah populasi kehidupan liar juga merupakan masalah tersendiri yang menuntut perhatian, termasuk dinamikanya yang dapat mempengaruhi persebaran populasi spesies tertentu. Dalam bab 10 diungkap teknis pemodelan bila terjadi kasus seperti itu. Juga bagaimana skenario dibangun berdasar model, sebuah tindakan yang berlangsung tanpa masuk kedalam populasi liar. Dalam tiga bab berikutnya dibahas tentang situasi yang dipengaruhi oleh vegetasi dari sudut tempat dan kecukupannya sebagai sumber pangan. Dalam bab terakhir, seluruh pembahasan terdahulu dirangkum dan dijalankan dengan menggunakan data yang ada. Buku yang menarik terutama bagi para pelaku dalam bidang ini, walau menuntut sedikit penguasaan model matematis. Penekanan materi pada metode dan teori yang tercermin dalam susunan program yang tersaji adalah mendorong para pembacanya untuk menguji semua asumsi dasar dalam lingkungan hidup liar. Bukankah setiap bab telah disertai contoh, penyelesaian dan program ? Berikut adalah susunan buku ini ; 1 – Introduction - why learn modeling?; 2 - A starting problem - conservation of the dodo; 3 - Descriptive models - choosing an equation; 4 - Structured population models: age, size or stage; 5 - Consumer-resource models: population interactions; 6 - Simulation models: assessing understanding; 7 - Harvesting models: adaptive management; 8 - Population viability models: risk analysis; 9 - Metapopulation models: spreading the risk; 10 - Modeling infectious diseases: outbreak dynamics; 11 - Scenario models: exploring options; 12 - Vegetation models: biomass to gap dynamics; 13 - State transition models: habitat patch dynamics; 14 - Habitat suitability models: adaptive behaviour; 15 - Reconciling models with data: statistical diagnosis.(php) |
| < Sebelum | Berikut > |
|---|






